herdermssingkil2

Prosedur Evakuasi Dalam Keadaan Darurat

Prosedur Peringatan Dini & Evakuasi Keadaan Darurat - MS Singkil

Prosedur Peringatan Dini dan Evakuasi Keadaan Darurat

Mahkamah Syar'iyah Singkil

A. Antisipasi Awal Tanda Bahaya

Apabila Anda melihat keadaan tanda bahaya / alat terdekat, lakukan hal berikut:

  • Tetap tenang dan kendalikan emosi Anda;
  • Bunyikan alat tanda bahaya / sirine yang berada di posisi terdekat;
  • Putar atau hubungi nomor kontak keadaan darurat internal kantor.

B. Prosedur Evakuasi Keadaan Darurat Kebakaran

  • Saat melihat api, tetap tenang, kuasai keadaan, dan jangan panik;
  • Segera menjauh dari pusat atau sumber api;
  • Segera menuju tangga darurat yang terdekat dengan berjalan biasa secara cepat, namun tidak berlari;
  • Bila memungkinkan, ambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan api mula;
  • Bila tidak memungkinkan, berjalanlah dengan biasa secara cepat. JANGAN BERLARI;
  • Lepaskan sepatu hak tinggi karena dapat menyulitkan kestabilan langkah kaki;
  • Jangan membawa barang yang berukuran lebih besar dari tas kantor atau tas tangan;
  • Beritahu rekan kerja lain atau tamu yang masih berada di dalam ruangan lain untuk segera melakukan evakuasi;
  • Bila api dirasa membesar, jangan panik, tetap tertib, dan segera meninggalkan gedung sesuai petunjuk atau jalur evakuasi yang tersedia;
  • Bila pandangan tertutup asap, berjalanlah dengan cara merayap pada tembok atau berpegangan pada railling tangga, serta atur pernapasan pendek-pendek;
  • Jangan berbalik arah karena akan memicu tabrakan dengan orang-orang di belakang Anda dan menghambat jalannya proses evakuasi;
  • Segeralah menuju ke Titik Kumpul (*Assembly Point*) yang ada di area luar untuk menunggu instruksi berikutnya dari tim tanggap darurat.

C. Prosedur Evakuasi Keadaan Darurat Gempa Bumi

  • Tetap tenang dan jangan panik;
  • Bila memungkinkan, segera lari keluar gedung sesuai dengan petunjuk atau jalur evakuasi yang telah ditetapkan;
  • Bila situasi tidak memungkinkan untuk keluar, segera cari tempat berlindung yang dirasa aman. Titik berlindung yang aman di antaranya:
    • Di samping lemari atau meja dengan posisi merunduk serta tangan melindungi kepala;
    • Di samping pintu dalam kondisi setengah terbuka (jangan ditutup rapat);
    • Di samping benda atau mebel yang dirasa cukup kuat menopang jatuhnya reruntuhan materiil.
Jangan berlindung di bawah tangga dan jauhi area tangga!