herdermssingkil2

SINGKIL, 18 OKTOBER 2026 – Gelaran bergengsi Turnamen Tenis Selatan Terbatas (Selatas) Tahun 2026 yang berlangsung penuh semangat sportivitas resmi ditutup pada Minggu sore(18/10/2026). Bertempat di lapangan tenis Pelti Aceh Singkil, acara penutupan berlangsung meriah dan penuh rasa kekeluargaan antar-instansi peradilan agama di wilayah hukum Mahkamah Syar'iyah Se-Aceh.

WhatsApp Image 2026 10 17 at 18.35.37 3

Turnamen tahunan yang menjadi ajang silaturahmi serta pembinaan fisik dan mental para pegawai peradilan ini sukses menyajikan pertandingan-pertandingan sengit sejak babak penyisihan hingga laga puncak. Mahkamah Syar'iyah Singkil sebagai tuan rumah mendapatkan apresiasi tinggi atas suksesnya penyelenggaraan turnamen tahun ini.

Puncak Acara dan Penyerahan Hadiah

Acara penutupan ditandai dengan seremoni penyerahan piala dan penghargaan kepada para pemenang di setiap kategori yang dipertandingkan. Sorak-sorai dan tepuk tangan meriah mengiringi para atlet saat menaiki podium kejuaraan.

Pada kategori Ganda Putra/Campuran, pasangan dari Mahkamah Syar'iyah Subulussalam, yaitu Bapak Mhd Syukri Adly dan Ibu Devi, tampil dominan dan berhasil keluar sebagai Juara 1 setelah melewati partai final yang menegangkan. Tuan rumah MS Singkil harus puas menempati posisi Juara 2 yang diraih oleh pasangan Bapak Zulkarnaini dan Nanda Eko Abdillah. Sementara itu, gelar Juara 3 Bersama diraih oleh kontingen MS Tapaktuan (Bapak Said Nurul Hadi dan Bapak Amirul Haq) serta MS Kutacane (Bapak T Swandi dan Bapak Khairul Badri).

Tak kalah seru, sektor Ganda Putri juga menyajikan persaingan ketat. Pasangan Ibu Dea dan Ibu Syarkiah Ana dari MS Subulussalam kembali menegaskan dominasi kontingennya dengan menyabet gelar Juara 1. Tempat Juara 2 diraih oleh perwakilan tuan rumah MS Singkil, yakni Ibu Ayu dan Ibu Dyan, yang tampil gigih sepanjang laga.

Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan

Dalam sambutan penutupannya, pimpinan Mahkamah Syar'iyah Singkil menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kontingen, panitia, serta pihak-pihak yang telah mendukung kelancaran Turnamen Tenis Selatas 2026.

"Kemenangan dan piala adalah bonus, namun kemenangan sejati adalah terpeliharanya tali silaturahmi, keharmonisan, dan semangat kebersamaan di antara keluarga besar Mahkamah Syar'iyah di Wilayah Selatan Aceh," ungkapnya.

Kegiatan diakhiri dengan foto bersama seluruh atlet, official, dan jajaran pimpinan Mahkamah Syar'iyah yang hadir, menandai berakhirnya rangkaian Turnamen Tenis Selatas 2026 dengan sukses, tertib, dan penuh kenangan manis.