herdermssingkil2

SINGKIL— Dalam upaya mengoptimalkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat komitmen pemberian layanan prima kepada masyarakat pencari keadilan, Mahkamah Syar'iyah Singkil kembali melaksanakan kegiatan briefing rutin bagi seluruh petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) serta petugas keamanan (security). Kegiatan ini berlangsung di ruang PTSP MS Singkil pada Rabu pagi, 14 Oktober 2026.

WhatsApp Image 2026 10 14 at 08.54.05

Briefing rutin kali ini dipimpin langsung oleh Panitera Muda Hukum Mahkamah Syar'iyah Singkil, Bapak Darmansyah, S.H. Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh para petugas loket pendaftaran, loket pembayaran/kasir, loket penyerahan produk pengadilan, petugas informasi dan pengaduan, hingga personel keamanan di lingkungan MS Singkil.

Dalam pengarahannya, Bapak Darmansyah, S.H. menekankan pentingnya konsistensi dalam menerapkan prinsip 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) serta 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Merawat, dan Rajin) pada setiap alur pelayanan. Menurut beliau, PTSP merupakan wajah terdepan dari Mahkamah Syar'iyah Singkil yang pertama kali berinteraksi langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, kesan pertama yang profesional, ramah, dan transparan sangat menentukan tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

"Petugas PTSP adalah cermin utama instansi kita. Setiap masyarakat yang datang ke Mahkamah Syar'iyah Singkil, terlepas dari apa pun latar belakang permasalahan hukum yang dihadapi, berhak mendapatkan pelayanan terbaik, cepat, ramah, dan tanpa diskriminasi. Mari kita jaga integritas serta semangat untuk terus memberikan kepuasan bagi para pencari keadilan," ujar Bapak Darmansyah, S.H. dalam pembinaannya.

Selain menekankan aspek keramahan dan etika pelayanan, Panitera Muda Hukum MS Singkil ini juga mengingatkan seluruh petugas untuk senantiasa mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Beliau menggarisbawahi pentingnya ketepatan waktu dalam memproses berkas perkara, transparansi informasi biaya perkara (e-court), serta penolakan terhadap segala bentuk gratifikasi maupun praktik percaloan demi mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Tidak hanya penyampaian arahan, kegiatan briefing ini juga dibuka sebagai sarana diskusi dua arah. Petugas PTSP diberikan kesempatan untuk menyampaikan kendala-kendala teknis yang dihadapi di lapangan, mulai dari alur pelayanan informasi hingga pengelolaan pendaftaran perkara secara elektronik. Diskusi tersebut menghasilkan beberapa solusi konkret guna memperlancar alur pelayanan harian di MS Singkil.

Kegiatan briefing rutin dipungkasi dengan pembacaan doa bersama dan yel-yel motivasi PTSP MS Singkil sebagai wujud kesiapan seluruh petugas dalam mengawali tugas pelayanan hari ini dengan penuh dedikasi dan integritas.