SINGKIL, 13 Oktober 2026 – Nilai kekeluargaan dan rasa kebersamaan terus dipelihara secara erat oleh pimpinan beserta seluruh pegawai di lingkungan Mahkamah Syar’iyah Singkil. Hal ini dibuktikan melalui kegiatan kunjungan kekeluargaan yang dilaksanakan pada Selasa, 13 Oktober 2026, di mana rombongan Keluarga Besar Mahkamah Syar’iyah Singkil mendatangi kediaman salah satu pegawainya, Bapak Jaka Aliando, guna memberikan dukungan moral atas sakit yang dialami oleh istri beliau.

Rombongan yang terdiri dari unsur Pimpinan, Hakim, Pejabat Kepaniteraan, Pejabat Kesetiakausahaan, pegawai, hingga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPNPN tiba di kediaman Bapak Jaka Aliando dengan disambut hangat oleh pihak keluarga. Kunjungan ini merupakan bagian dari wujud kepedulian sosial serta tindak lanjut dari kebiasaan baik yang senantiasa dijaga dalam organisasi Mahkamah Syar’iyah Singkil untuk saling mendampingi di saat suka maupun duka.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan rombongan menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas kondisi kesehatan istri Bapak Jaka Aliando. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan tampak jelas saat seluruh pegawai berbincang dan memberikan penghiburan serta semangat kepada Bapak Jaka Aliando dan keluarga agar tetap tabah, sabar, dan optimis dalam menjalani ujian kesehatan ini.
Sebagai penutup kunjungan, seluruh rombongan memanjatkan doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan aparatur Mahkamah Syar’iyah Singkil. Doa tulus dipanjatkan kehadirat Allah SWT agar memberikan kesembuhan yang sempurna, menghilangkan segala rasa sakit, serta mengembalikan kesehatan dan kebugaran istri dari Bapak Jaka Aliando seperti sedia kala. Selain itu, Keluarga Besar Mahkamah Syar’iyah Singkil juga menyerahkan sedikit tali asih sebagai bentuk perhatian dan rasa kebersamaan sesama aparatur.
Bapak Jaka Aliando beserta keluarga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran, perhatian, serta doa yang diberikan oleh seluruh pimpinan dan rekan-rekan kerja dari Mahkamah Syar’iyah Singkil. Kedatangan seluruh rekan kerja diakuinya menjadi pendorong semangat dan penawar lelah bagi keluarga di tengah proses pemulihan sang istri.
Kegiatan silaturahmi semacam ini diharapkan tidak hanya sekadar menjadi rutinitas formalitas sosial, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam memperkuat rasa empati, soliditas, serta keharmonisan di antara seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Singkil baik di dalam maupun di luar lingkungan kerja.


