SINGKIL – Mengawali pekan keempat di bulan Juni, segenap pimpinan, hakim, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh aparatur sipil negara (ASN) Mahkamah Syar’iyah Singkil kembali melaksanakan kegiatan rutin apel pagi pada Senin, 22 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat di halaman utama kantor Mahkamah Syar’iyah Singkil ini dimulai tepat pukul 08.00 WIB.

Apel Senin pagi ini bertindak langsung sebagai Pembina Apel adalah Hakim Mahkamah Syar’iyah Singkil. Kehadiran seluruh aparatur dalam apel ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban formalitas organisasi, melainkan sebagai wujud nyata dari komitmen, disiplin, dan kesiapan mental dalam memberikan pelayanan hukum terbaik kepada masyarakat pencari keadilan di wilayah Kabupaten Aceh Singkil.
Dalam amanatnya, Pembina Apel menyampaikan beberapa poin penting terkait evaluasi kinerja serta penguatan integritas instansi. Beliau menekankan bahwa setiap aparatur Mahkamah Syar’iyah Singkil memiliki peran krusial dalam menjaga marwah peradilan, khususnya dalam mempertahankan wilayah bebas dari korupsi dan mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.
Selain fokus pada administrasi perkara, amanat apel kali ini juga menyoroti implementasi Pelayanan Prima (Service Excellence) pada lini depan, khususnya di Area Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Petugas PTSP diingatkan untuk selalu menerapkan prinsip 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) dalam menghadapi masyarakat yang datang mencari keadilan.
Pembina Apel juga memberikan apresiasi atas konsistensi berjalannya berbagai inovasi internal dan program unggulan Mahkamah Syar’iyah Singkil yang selama ini telah mempermudah akses keadilan bagi kelompok rentan. Pihak pimpinan berharap, seluruh jajaran tetap solid dalam mengawal keberlanjutan program-program kemasyarakatan tersebut agar dampaknya benar-benar dirasakan secara nyata.
Mengakhiri amanatnya, Hakim Pembina Apel mengajak seluruh aparatur untuk memperkuat sinergitas antarbagian—baik Kepaniteraan maupun Kesekretariatan. Kerja sama yang harmonis diyakini menjadi kunci utama dalam menghadapi target-target capaian triwulan kedua tahun 2026 yang tengah berjalan.
Kegiatan apel pagi kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama. Melalui doa yang dipanjatkan, seluruh keluarga besar Mahkamah Syar’iyah Singkil memohon kelancaran, keberkahan, serta perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa dalam melaksanakan tugas kedinasan sepanjang pekan ini.
Setelah barisan dibubarkan, seluruh pegawai saling berjabat tangan dengan tetap menjaga ketertiban, sebelum akhirnya kembali ke ruang kerja masing-masing untuk memulai aktivitas pelayanan dengan semangat baru.


