Singkil | ms-singkil.go.id Mengawali pelaksanaan tugas dan pelayanan pada minggu kedua bulan Juni, Mahkamah Syar’iyah Singkil menggelar kegiatan rutin Apel Pagi pada hari Senin, 8 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di halaman utama gedung kantor MS Singkil, dimulai tepat pukul 08.00 WIB, dan diikuti oleh seluruh aparatur pengadilan tanpa terkecuali.

Hadir dalam barisan apel di antaranya para Hakim, Panitera, Sekretaris, Pejabat Struktural dan Fungsional, seluruh staf, Mahkamah Syar’iyah Singkil. Apel pagi ini menjadi momentum krusial untuk menyatukan visi, meningkatkan kedisiplinan, dan memperkuat komitmen bersama sebelum memulai pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Penegasan Implementasi 8 Nilai Utama Mahkamah Agung
Bertindak selaku Pembina Apel, Ketua Mahkamah Syar’iyah Singkil dalam amanatnya memberikan arahan yang penuh motivasi sekaligus reflektif. Beliau mengajak seluruh jajaran untuk senantiasa bersyukur atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan sehingga dapat kembali menjalankan tugas negara dengan optimal.
Secara khusus, Ketua MS Singkil menyoroti pentingnya internalisasi 8 Nilai Utama Mahkamah Agung RI dalam setiap ritme kerja sehari-hari. Dari delapan poin strategis tersebut, beliau memberikan penekanan mendalam pada poin ketiga, yaitu Kejujuran dan Keadilan.
"Sebagai bagian dari insan peradilan di bawah naungan Mahkamah Agung, kita wajib menjunjung tinggi delapan nilai utama kita. Di hari Senin yang berkah ini, saya ingin menggarisbawahi poin ketiga, yaitu Jujur dan Adil. Dua nilai ini adalah fondasi yang tidak boleh goyah sedikit pun dalam diri kita," tegas Ketua MS Singkil di hadapan peserta apel.
Menumbuhkan Kepercayaan Masyarakat Melalui Integritas
Lebih lanjut, Beliau memaparkan bahwa penerapan sifat jujur dan adil bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif atau formalitas belaka, melainkan roh utama dari penegakan hukum itu sendiri. Menurutnya, setiap tindakan, keputusan, dan pelayanan yang didasari oleh ketulusan, kejujuran, serta rasa keadilan yang tinggi, secara otomatis akan membangun reputasi positif bagi institusi.
"Ketika kita bersikap jujur dalam setiap proses administrasi maupun persidangan, serta bertindak adil tanpa membeda-bedakan, maka hal tersebut akan menumbuhkan dan memperkuat rasa kepercayaan (public trust) masyarakat terhadap Mahkamah Syar’iyah Singkil. Kepercayaan masyarakat adalah modal terbesar kita dalam mewujudkan Pelayanan Prima dan menegakkan hukum yang berkeadilan di Bumi Syekh Abdurrauf As-Singkily ini," tambah Beliau.
Beliau juga mengingatkan kepada seluruh petugas di lini terdepan, terutama pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), agar selalu mengedepankan transparansi dan keramahan yang berkeadilan, sehingga masyarakat yang datang benar-benar merasakan kehadiran keadilan yang nyata.
Doa Bersama dan Harapan Pekan Ini
Menutup amanatnya, Ketua Mahkamah Syar’iyah Singkil mengobarkan semangat kerja kepada seluruh pegawai agar menjalani sepekan ke depan dengan produktivitas tinggi, kekompakan, dan keikhlasan. Beliau berharap agar seluruh target kinerja yang telah direncanakan dapat tercapai dengan hasil yang memuaskan dan akuntabel.
Kegiatan apel pagi kemudian diakhiri dengan pembacaan doa bersama, memohon perlindungan, petunjuk, serta keberkahan dari Allah SWT agar seluruh aparatur diberikan kelancaran dan keteguhan iman dalam menjalankan tugas pelayanan sepanjang minggu ini. Setelah barisan dibubarkan, seluruh pegawai saling memberikan salam semangat dan langsung menuju ruang kerja masing-masing untuk memulai aktivitas kedinasan.


