herdermssingkil

Mahkamah Syar'iyah Singkil Mengikuti Bimtek SPIP, Manajemen Risiko dan Pengelolaan PNBP

WhatsApp Image 2021 12 22 at 22.42.03

 

Mahkamah Syar'iyah Aceh melalui surat nomor W1-A15/3563/OT.01.1/XII/2021 tanggal 09 Desember 2021 mengadakan Bimbingan Teknis SPIP (Sistem Pengendalian Intern Pemerintah), Manajemen Risiko dan Pengelolaan PNBP. Acara tersebut dilaksanakan pada Hari Senin s/d Rabu tanggal 20 s/d 22 Desember 2021 bertempat di Hotel Grand Arabia, Banda Aceh. Acara dibagi dalam 2 Kegiatan, Pertama yaitu Bimbingan Teknis SPIP, dan Manajemen Risiko yang diikuti oleh Ketua, Sekretaris dan Kasubbag PTIP (Perencanaan, Teknologi Informasi dan Pelaporan), Kedua yaitu  Bimbingan Teknis Pengelolaan PNBP yang diikuti oleh Panitera dan Bendahara Penerimaan.

Hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Wakil Ketua MS Aceh, Bapak Dr. Drs. H. Rafi’udin, MH, Hakim Tinggi MS Aceh, Bapak Drs. Darmansyah Hasibuan, S.H., M.H., Panitera MS Aceh, Drs. Syafruddin, Kabag Perencanaan dan Kepegawaian MS Aceh, Bapak Drs. Muhammad, serta seluruh Panitia Bimbingan Teknis yang bertugas mulai hari ini sampai tanggal 22 Desember 2021 nanti. Acara dimulai dengan pembacaan Ayat Suci Alquran oleh, Panitera MS Jantho, kemudian sambuatan dari Ketua Panitia, Bapak Darmansyah Hasibuan, S.H, M.H dan resmi dibuka oleh  Wakil Ketua Mahkamah Syar'iyah Aceh Bapak Dr. Drs. H. Rafi’udin, MH.

2

Ketua Mahkamah Syar'iyah Singkil (Bakhtiar, S.H.I, M.H.I), Sekretaris ( Nizar, S.Ag) dan Plt Kasubag PTIP (Imam Hidayat, S.T) mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis SPIP, dan Manajemen Risiko dengan pemateri dari Perwakilan BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) Aceh yaitu Bapak Subhan Amri. Sedangkan untuk kegiatan Bimtek Pengelolaan PNBP yang diisi oleh Tim KPPN Banda Aceh diikuti oleh Panitera (Sayed Tarmizi, S.H) dan  Bendahara Penerimaan ( T. Tuti Handayani, SH).

Dengan serangkaian Bimtek ini diharapakan kepada seluruh Steakholder Mahkamah Syar'iyah agar mebangun budaya sadar risiko dan dapat mengelola risiko-risiko yang terdapat pada satker masing-masing, serta dapat menfaatkan tools yang disediaan oleh KPPN untuk kemudahan mengelola PNBP.

5