SINGKIL – Dalam rangka memperkuat soliditas organisasi dan membahas agenda strategis persatuan tenis warga pengadilan, Ketua Persatuan Tenis Warga Pengadilan (PTWP) Mahkamah Syar’iyah Singkil, Bapak Zulkarnaini, S.Sy., M.H., menghadiri rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Pengurus PTWP Daerah Mahkamah Syar’iyah Aceh pada hari Senin (09/03/2026).

Rapat yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting ini dimulai tepat pukul 13.20 WIB. Bapak Zulkarnaini mengikuti jalannya diskusi dari ruang Media Center Mahkamah Syar’iyah Singkil dengan agenda utama pembahasan program kerja tahunan dan persiapan turnamen tenis internal di lingkungan sewilayah Aceh.
Fokus pada Pengembangan Atlet dan Sportivitas
Pertemuan ini menjadi sangat krusial mengingat peran PTWP sebagai wadah pengembangan bakat olahraga sekaligus sarana silaturahmi antarwarga peradilan. Dalam diskusi tersebut, Pengurus PTWP Daerah MS Aceh menekankan pentingnya pembinaan atlet tenis dari setiap satuan kerja guna mempertahankan prestasi di tingkat nasional.
Bapak Zulkarnaini, S.Sy., M.H., selaku Ketua PTWP MS Singkil, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan olahraga di lingkungan kerja. Menurut beliau, semangat kompetisi yang sehat di lapangan tenis berbanding lurus dengan peningkatan produktivitas dan kekompakan pegawai dalam menjalankan tugas kedinasan.

Optimalisasi Teknologi dalam Koordinasi
Penggunaan media daring seperti Zoom menjadi solusi efektif dalam menjembatani koordinasi antarwilayah di Aceh yang cukup luas. Meski dilakukan secara virtual, suasana rapat berlangsung dinamis dengan interaksi aktif dari para pimpinan PTWP cabang dari berbagai kabupaten/kota.
Melalui ruang Media Center yang representatif, koordinasi dapat berjalan lancar tanpa hambatan teknis yang berarti. Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi di Mahkamah Syar’iyah Singkil telah terintegrasi dengan baik, baik untuk kepentingan perkara maupun pengembangan organisasi non-kedinasan seperti PTWP.
Menuju Turnamen yang Lebih Berkualitas
Salah satu poin penting yang dihasilkan dalam rapat ini adalah sinkronisasi jadwal latihan dan rencana pelaksanaan seleksi pemain untuk menghadapi turnamen bergengsi di masa mendatang. Pengurus daerah berharap, dengan adanya rapat koordinasi yang rutin seperti ini, setiap kendala yang dihadapi di tingkat cabang dapat dicarikan solusinya secara bersama-sama.
Kegiatan rapat berakhir dengan kesepakatan untuk meningkatkan intensitas komunikasi antar-pengurus cabang. Diharapkan, hasil dari pertemuan siang ini dapat segera diimplementasikan di Mahkamah Syar’iyah Singkil, sehingga semangat "Mens Sana in Corpore Sano" (di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat) benar-benar terwujud bagi seluruh aparatur sipil negara di lingkungan peradilan.


