SINGKIL – 09 Maret 2026 | Suasana khidmat menyelimuti Mushola Mahkamah Syar’iyah Singkil siang ini. Selepas penunaian salat Zuhur berjamaah, para aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga PPPK berkumpul untuk mengikuti agenda rutin pembinaan mental melalui Kuliah Tujuh Menit (Kultum).

Pada kesempatan kali ini, Hakim MS Singkil, Bapak Zulkarnaini, S.Sy., M.H., tampil sebagai pemateri dengan mengangkat tema yang sangat fundamental bagi setiap Muslim: "Salat yang Diterima oleh Allah SWT".
Salat: Bukan Sekadar Gerakan Tanpa Makna
Dalam penyampaiannya, Zulkarnaini menekankan bahwa salat adalah tiang agama sekaligus amalan pertama yang akan dihisab di akhirat kelak. Namun, beliau mengingatkan agar kita tidak terjebak dalam rutinitas fisik semata.
"Banyak orang yang mendirikan salat, namun hanya mendapatkan lelah dan letih. Hal ini terjadi karena salat tersebut hanya sebatas penggugur kewajiban, tanpa melibatkan hati dan pemahaman yang mendalam," ujar beliau di hadapan jamaah.

Indikator Salat yang Diterima
Beliau merangkum beberapa poin krusial yang menjadi syarat agar salat seorang hamba memiliki nilai di sisi Allah SWT:
- Ikhlas Karena Allah (Lillah): Keikhlasan adalah ruh dari setiap ibadah. Tanpanya, salat hanya akan menjadi pajangan di mata manusia namun kosong di mata Sang Pencipta.
- Khusyuk (Hadirnya Hati): Salat yang berkualitas adalah salat di mana pikiran dan hati sinkron dengan bacaan yang diucapkan. Zulkarnaini mengajak jamaah untuk berusaha memahami makna setiap ayat dan zikir dalam salat.
- Thuma’ninah (Ketenangan): Beliau menyoroti pentingnya melakukan gerakan salat dengan tenang dan tidak terburu-buru. Thuma'ninah bukan sekadar pelengkap, melainkan rukun yang menentukan sah atau tidaknya salat.
- Dampak Pasca-Salat: Beliau mengutip QS. Al-Ankabut: 45, bahwa salat yang benar adalah yang mampu mencegah pelakunya dari perbuatan keji dan mungkar. Jika seseorang rajin salat namun perilakunya tetap buruk, maka perlu ada evaluasi mendalam terhadap kualitas salatnya.
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama, memohon agar setiap ibadah yang ditegakkan di lingkungan MS Singkil senantiasa mendapatkan rida dan diterima oleh Allah SWT sebagai amal jariyah.


